Rabu, 17 Agustus 2011

sukses menurut anda

Tujuan tertinggi orang-orang beriman adalah memperoleh karunia Allah yang berupa rahmat, ampunan dan syurga. Maka segala kegiatan hidupnya diarahkan untuk memperoleh tujuan tersebut.


banyak yang terjebak dengan kenikmatan dunia,,,surga bagi orang yang tak percaya akan adanya hari pembalasan,,,dimana segala perbuatan tingka laku selama di dunia akan di pertanggungjawabkan kelak,,,,,dimana sukses yang sebenarnya kita nilai
terlepas dari itu
"Addunyaa mazroatul aakhirah", dunia adalah ladang untuk mencapai akhirah. Jadi untuk mendapatkan akhirah kita harus sukses dulu dalam mencangkul ladang amal dunia.

Semua manusia mendapat amanah sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, dan setiap orang akan diminta pertanggungjawabannya, seperti sabda Rasulullah:

"Kullukum roin, wa kullukum mas-ulun 'an roiyyati" , Setiap orang dari kalian adalah pemimpin dan setiap orang dari kalian akan ditanya berkaitan dengan yang dipimpin.
Apapun yang anda lakukan, sukseslah dulu ketika di duna, barulah berharap akhirat. Terserah, apakah anda menjadi guru ngaji, menjadi tukang beca, atau menjadi dosen, dokter, politisi, atau jadi apapun. Yang terpenting sukseslah dulu berjuang di dunia, baru berharap rahmat Allah. Bukannya hidup di dunia dengan bermalas-malasan lalu meminta belas kasihan dari Allah.

Minggu, 07 Agustus 2011

belajar sabar

 terkadang kita tidak sadari,,waktu kita yang terlewatkan hampir sama dengan kemarin ,seminggu yang lalu, sebulan ,bahkan setahun yang lalu,hasil yang di dapat cuma lelah,,,kerjaan yang di geluti takkan perna kita merasakan hasilnya,,,cita-cita yang telah kita tanamkan sekan semakin jauh,,,sehingga kita hanya bisa berjalan tanpa arah mengikuti siang dan malam yang pastinya sili berganti,membosankan memang bila tanpa tujuan karna kita telah kehilangan jejak oleh cita cita 'harapan yang kita tanam dahulu 
mampuka kita beli waktu yang telah lewat,,,,ops jangn dibeli kasihan yang suda sukses,,,canda,,maksudnya mampuka kita bekerja mejalani hidup yang di anugrahkan sang pencipta dua kali lipat lebih baik,,,,saya rasa bisa,,,knapa saya katakan saya uda rasakan saya bisa lebi baik,,,,,coba deh renugkan dimana letak kesalahan,,kita masing masing,,,terkadang susah mencari kesalahan diri sendiri,,yang ada cuma kesalahan orang lain terus,,,ok kesalahan saya waktu itu,memang kita memiliki  ambisi terlalu tinggi,selalunya ingin cepat mendaptkan apa yang ku harapkan,,,perhitungan yang matang,kerja keras,giat,jujur,trampil,doA,kesalahanya dimana...? kita salah memili ibarat kita berada di persimpangan jalan,,,ada 4 arah jalan disitu kita hrusnya memilih,,,tapi nyatanya,kita memili setela terlanjur jalan di sala satu jalan persimpangan,,karna pada saat itu ada kemudahan untuk melewati jalan itu,padahal ada satu jalan yang sangat sukar di lewati,,,karna terburu buru mencapai tujuan kita,,nyatanya jalan mulus tanpa ada ujungnya,pdahal jalan yang rusak tadi cuma singkat aja,,,sebenarnya kita memiliki keahlian untuk melewati,,,,kembali lagi karna   kita terlau buru buru,,,,ingin melihat keberhasilan,,,jdi sbelum kita melangka kita cari pada diri kita dimana keahlian saya sebenarnya,,,pasti ada,,,cuma kita anggap reme,,,gengsilah mejalani padahal disitu kita mendapatkan kesuksesan,cari lawan itu gampang cari kawan itu muda,,,,,jika ingin sukses disenangi orang kerjakan sesuatu yang diridohi Allah sesuai bakat yang ada,,,jangan gengsi,,bekerjala bukan karna hata semata tapi bagai mana anda bisa bermanfaat bagi orang lain .....sori baru belajar nulis